SOCIAL MEDIA

Thursday, November 30, 2017

Naksir Rak Dinding di Enzyme Eatery, Palopo


Naksir Rak Dinding di Enzyme Eatery, Palopo 


Hampir 3 tahun tinggal di Palopo, kalau boleh saya bilang kota ini kotanya anak muda. Meski terbilang kota kecil, tapi di sini nggak susah buat nemuin tempat nongkrong baik dari kedai-kedai kopi hingga kafe dan resto. Pun, dari desain dan suasanya rata-rata anak muda bangeeet. Entah dulunya bagaimana, tapi yang saya amati perkembangan kafe dan resto di sini marak dua tahun belakangan sih. Mungkin ada hubungannya sama Instagram yang membuat orang berlomba untuk menciptakan segala sesuatu yang instagramable. Atau saya yang dulu kurang eksplor ya? Entahlah. Kalau kamu tinggal di Palopo juga, boleh sharing di kolom komen ya.



Di dekat rumah saya saja ada beberapa kafe yang sukses membuat saya hafal lagu-lagu kekinian. Maklum, tiap malam ada live musik yang terdengar jelas sampai kamar saya. Wong memang deket banget sih, koprol dua kali udah nyampe, hehe. Kafe-kafe ini selalu ramai dengan anak muda, apalagi malam weekend. Nah, sebagai emak (agak) muda yang sudah beranak dua, bingung dong ya kalau mau singgah di sana, bisa-bisa jadi tatapan para abegeh itu.


Tapi alhamdulillah ada juga kok kafe dan resto yang ramah untuk keluarga. Salah satunya, Enzyme Eatery Cafe and Resto yang belum genap setahun buka di bilangan Jensud (Jl. Jendral Sudirman). Adalah seorang bankir yang memutuskan untuk pensiun dini dan pindah haluan dengan mendirikan kafe ini. Tempatnya bagus bangeeet, ada lantai dasar dengan panggung live musik, lantai 2 untuk keluarga atau meeting, dan rooftop yang sering digunakan untuk acara/party. Makanannya juga enak. Dan di sini ada Pizza. Finally di Palopo ada Piza! Pas pesen Wafa langsung komen, “Ini Pizza beneran ya Bun, bukan Pizza Indomie (alias omelet)”. HAHAHAHA

Baca juga: Ekkado Mie ala Dapurotun




Aduh dari pertama datang saya langsung cinta sama bangunan dan interiornya. Furniture sampai pernak-perniknya bikin gemes. Saya kalau ke sana selalu milih di lantai 2, nggak terlalu bising dan ruangannya lega. Dengan kursi warna-warni,lampu gantung rustic dan rak dinding yang unik, bikin mata saya betah menjelajah setiap sudutnya. Jadi nggak bete nungguin makanan yang lumayan lama datangnya.




By the way, di sana ada satu hal yang selalu mencuri perhatian saya. Rak dinding yang lucu amaaaat. Bentuknya seperti cabang pohon dengan warna coklat yang mampu meciptakan kesan hangat. Rasa-rasanya pengen saya gotong bawa pulang, habis sayang kok di sana dianggurin, nggak diisi apa-apa, hahaha. Saya bayangin kalau di rumah bisa buat tempat buku, pajangan maupun boneka-boneka kecilnya Wafa.




Rak dinding ini memang lagi hits banget ya. Apalagi kan tren rumah jaman sekarang itu minimalis. Rak dinding banyak dipilih sebagai alternatif storage yang nggak makan tempat dan membuat rumah lebih lega. Dari ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi hingga dapur banyak tersedia pilihan rak dinding yang bukan hanya cantik tapi juga multifungsi.


Saya pengen banget punya rak dinding, paling tidak di 3 tempat ini:


1. Rak Dinding untuk Ruang Keluarga


Rumah yang saya tempati sekarang, ruang tamu berfungsi sebagai ruang keluarga daaan ruang bermain anak. Sungguh multi fungsi ya Sist XD. Nah, di sini ada dua box besar mainan anak dan rak buku yang entah kenapa awut-awutan mulu. Kalau ada rak dinding kayaknya bakal lebih rapi dan lebih lega tentunya. Saya juga pengen ada rak dinding yang buat naruh bunga atau kaktus, taman vertikal lah istilahnya.






2. Rak Dinding untuk Kamar Tidur


Duh, ini apalagi. Kamar kayaknya flat bener, nggak ada apa-apa di dinding kecuali foto nikahan. Bakalan bagus kalau dikasih rak dinding dengan desain unik dan diisi dengan pernak pernik cantik.





3. Rak Dinding untuk Dapur


Udah ada sih rak dinding satu, tapi udah overload sama bumbu-bumbu dan alat dapur. Pengen dikasih rak dinding sebagai pemanis, bisa diisi sama piring dan gelas-gelas cantik yang jarang dipakai.





Duh duuuh, baru mbayangin aja kok udah indah bener yaaa. Semoga segera ada rejeki biar bisa terealisasi. Doakan ya gengs!

Kalian, pengen rak dinding juga nggak sih? Apa malah udah punya banyak dan lucu-lucu? Aaa, sungguh kuiri :'(


Salam,

Nyak Rotun

----
P.S: InsyaAllah review lebih lengkap tentang menu apa saja yang ada di Enzyme Eatery, akan menyusul di blogpost lain ya. Stay tune^^

6 comments :

  1. Wih mantap. Sudah ada yang kayak gini di palopo, yak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak, bisa buat alternatif refreshing bareng keluarga. Hehe

      Delete
  2. Gilak cakep euy, raknya impianku juga. Rumahku ancur jumpalitan, butuh rak tapi mauny ayang berestetika gitu

    ReplyDelete
  3. kekinian banget yaa desainnya, kalau pagi enak tuh fotonya hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih Mut, kesananya pas malem, huhuu. Pan kapan kesana lagi pas pagi/siang buat peotoan deh.

      Delete

Halo! Terimakasih banyak ya sudah mampir dan membaca blog ini. Yuk berkomentar, biar saling kenal dan saya bisa balas berkunjung^^